Minggu, 07 April 2013

Teknologi Farmasi



  Batch
Sejumlah produk yang diproduksi dalam satu siklus pembuatan berdasarkan suatu formulasi yang mempunyai sifat dan mutu yang seragam

Contoh :
1.000.000 ampul lidocain diproduksi dalam satu siklus

  Lots
Sebagian tertentu dari suatu batch yang memiliki sifat dan mutu seragam dalam batas yang telah ditetapkan apabila suatu produk obat diproduksi dengan proses terus menerus

Contoh :
1.000.000 ampul lidocain diproduksi dalam satu siklus, akan disterilkan. Dibagi menjadi 4 Lots karena tidak cukup ruang. Masing-masing lots yaitu 250.000 ampul lidokain yang disterilkan


  Tablet Salut Enterik
Tablet yang disalutkan dengan lapisan yang tidak melarut  atau hancur dilambung tapi di usus. Teknik ini digunakan dalam hal bahan obat dirusak oleh asam lambung, mengiritasi mukosa lambung, atau bila melintasi lambung menambah absorbsi obat diusus halus sampai jumlah yang berarti (Ansel, 1985)

Contoh : Voltaren 50 mg, Dulcolax tab

  Metode Pembuatan Tablet
     Granulasi Basah (wet granulation)
     Granulasi Kering (dry granulation)
     Kempa Langsung (direct compression)
Forte
F = Forte (lebih kuat dosisnya/lebih tinggi)

Contohnya :
Termagon Forte
Mite
Mite = dosisnya lebih kecil/lebih rendah,

Contohnya :
Lorinid mite

Cetalgin
= Methampyron 500mg + Diazepam 2mg
Cetalgin - T
= Methampyron 500mg + Vitamin B Complex
  Kelebihan obat cair oral
              Obat (yang tidak larut) lebih disukai bentuk larutan dari pada Padat
              Untuk anak-anak
              Dosis dapat diatur

  Tujuan Granulasi
Untuk meningkatkan aliran campuran dan atau kemampuan kempa

  CPOB
Konsep Dasar       :Untuk mencapai zero defect

Faktual                  :
-  Proses  fabrikasi   terdiri   dari beberapa  tahapan  yang saling terkait
- Obat dibuat oleh manusia

  Parameters Of Drug Quality
1.   Safe   (Aman)
   Tidak Menimbulkan Efek Samping Yang Tidak
   Dikehendaki  Pada Pemberian Dosis Terapeutik

2.  Effective   (Berkhasiat)
   Menimbulkan Efek Farmakologis Pada Hewan
   Atau Manusia

3.  Acceptable   (Nyaman)
  Dapat Diterima Oleh Pasien (Pengguna Obat)

  CPOB
Pengertian
Petunjuk umum yang bertujuan untuk memastikan agar sifat dan mutu obat yang dihasilkan sesuai dengan yang dikehendaki dan bila perlu dapat dilakukan penyesuaian dengan syarat bahwa standar mutu obat yang telah ditetapkan tetap tercapai

Ruang Lingkup
  Ketentuan Umum
  Personalia
  Bangunan dan fasilitas
  Peralatan
  Sanitasi dan higiene
  Produksi
  Pengawasan mutu
  Inspeksi diri
  Penanganan keluhan thd obat, penarikan kembali obat dan obat kembalian
  Dokumentasi


  BAHAN BAKU               :Semua bahan baik yang berkhasiat, maupun tidak berkhasiat, yang berubah maupun tidak berubah, yang digunakan dalam pengelolaan obat
  BAHAN AWAL               :Semua bahan baku maupun bahan pengemas
  PRODUK ANTARA       :Tiap bahan atau campuran bahan  yang masih memerlukan satu atau lebih tahap pengolahan lebih lanjut untuk menjadi produk ruahan
  BAHAN PENGEMAS   :Semua bahan yang dipakai dalam proses pengemasan produk ruahan untuk menghasilkan produk jadi
  PRODUK RUAHAN      :Tiap bahan olahan yang masih memerlukan tahap pengemasan untuk menjadi produk jadi
  PRODUK JADI              :Suatu produk yang telah melalui seluruh tahap proses pembuatan
  PRODUKSI           :Semua kegiatan pembuatan mulai penerimaan bahan awal, pengolahan sampai pengemasan utk menghasilkan produk jadi

  MACAM BANGUNAN
            WHITE ZONE (untuk penimbangan bahan baku produksi steril, ruang mixing untuk produksi steril , background ruang filling , laboratorium mikrobiologi (ruang uji sterilitas).
a) KELAS I / KELAS 100 : maksimum dalam satu kaki kubik udara terdapat 100 partikel yang berukuran 0,5 µm. Fungsi : tempat produksi sediaan steril yang  aseptis. Sistem pendukung : -  air handling unit dan laminar air flow
b) KELAS II / KELAS 10.000 : maksimum dalam satu kaki kubik udara terdapat 10.000 partikel yang berukuran 0,5 µm. Fungsi : tempat produksi sediaan steril yang non aseptis. Sistem pendukung :  air handling unit
            GREY ZONE  - KELAS III / KELAS 100.000 : maksimum dalam satu kaki kubik udara terdapat 10.000 partikel yang berukuran 0,5 µm. Fungsi : tempat produksi sediaan non steril, ruang pengemasan primer, ruang timbang, laboratorium mikrobiologi (ruang preparasi, ruang uji potensi dan inkubasi), ruang sampling di gudang. Sistem pendukung :  air handling unit
            BLACK ZONE – KELAS IV / kelas >100.000 unspecified class : dalam satu kaki kubik udara boleh terdapat lebih dari 100.000 partikel yang berukuran 0,5 µm. Fungsi : tempat non roduksi, seperti : kantor, kantin, gudang,  bengkel, dll
  Granulasi
Basah (Paracetamol )
   Bahan obat + pengisi
   ¯
   pencampuran
   ¯
   penambahan pengikat
   ¯
   pengayakan basah
   ¯
   pengeringan
   ¯
   pengayakan kering
   ¯
   penimbangan
   ¯
   penambahan pelicin + penghancur
   ¯
   penabletan
Kering (Asetosal)
   Bahan obat + pengisi +
   pengikat
¯
pencampuran
¯
   Slugging
¯
penghancuran
¯
pengayakan
¯
penimbangan
¯
penambahan pelicin + penghancur
¯
penabletan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar